Kendala Pendidikan Bagian 1: Bahasa

Di bulan Ramadhan kemarin, saya berbincang-bincang dengan teman saya yang juga mengambil konsentrasi di jurusan komputer. Dalam perbincangan tersebut saya menangkap bahwa bahasa masih menjadi kendala untuk belajar. Bahasa disini bukan bahasa pemrograman namun bahasa secara umum.

Ketika saya silaturahim ke rumah dia, kami berbincang dan dia ingin belajar blender. Namun saat itu saya baru belajar dasarnya saja sehingga saya kasih tutorial dan cara instalnya saja. Ketika sudah di salin dan urusan beres saya pun pulang.

Setelah beberapa hari kemudian dia mendatangi rumah saya. Dan berbincang mengenai blender. Dia merasa kesulitan dalam mengikuti tutorial tersebut. Karena memang di tutorial tersebut berbahasa Inggris. Oleh karena itu saya pun memberi tutorial yang berbahasa Indonesia, ternyata dia lebih cepat dalam memahami isi tutorial tersebut.

Ini salah satu bukti bahwa pentingnya bahasa dalam pendidikan harus diperhatikan. Jangan sampai kelas yang menggunakan bahasa asing untuk pembelajarannya hanya dilakukan dengan lurus-lurus saja. Bukan hanya ingin memandang sebagai kelas Internasional, dalam pembelajaran sebaiknya harus kompatibel untuk semua siswa.

Kelas yang menerapkan bahasa asing sebagai bahasa pembelajaran sebaiknya melihat kondisi siswanya agar mereka memahami. Tujuan pendidikan sebenarnya adalah memanusiakan manusia bukan untuk ego dan gengsi semata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s